Artikel Edukasi Ibu & Anak

Informasi terpercaya mengenai kehamilan, menyusui, MPASI, serta tumbuh kembang anak.

Artikel Edukasi

4. Jenis – Jenis ASI

26 August 2026


  1. Kolostrum
  2. ASI pertama yang diproduksi sejak akhir kehamilan hingga 1–3 hari setelah melahirkan. 
  3. Berwarna kuning keemasan dan lebih kental. 
  4. Diproduksi dalam jumlah sedikit tetapi sangat sesuai dengan kebutuhan bayi baru lahir. 
  5. Kaya akan antibodi, terutama imunoglobulin A (IgA), yang membantu melindungi bayi dari infeksi. 
  6. Berfungsi sebagai imunisasi pertama bagi bayi. 
  7. ASI Transisi (Transitional Milk)
  8. Diproduksi pada hari ke-4 hingga sekitar hari ke-14 setelah persalinan. 
  9. Warna lebih putih dan teksturnya lebih cair dibandingkan kolostrum. 
  10. Kandungan lemak, laktosa, kalori, dan vitamin meningkat. 
  11. Membantu memenuhi kebutuhan energi bayi yang semakin bertambah. 
  12. Produksi ASI mulai meningkat secara signifikan pada fase ini. 
  13. ASI Matur (ASI Matang)
  14. Diproduksi setelah sekitar 2 minggu pascapersalinan. 
  15. Berwarna putih kebiruan dan lebih encer dibandingkan kolostrum. 
  16. Mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan. 

Terdiri dari dua bagian: 

  1.  Foremilk
  • ASI yang keluar pada awal menyusui. 
  • Lebih encer dan kaya air. 
  • Mengandung protein, vitamin, mineral, dan laktosa. 
  • Berfungsi menghilangkan rasa haus bayi. 
  1. Hindmilk
  • ASI yang keluar pada akhir proses menyusui. 
  • Lebih kental dan kaya lemak. 
  • Memberikan energi lebih tinggi. 
  • Membantu meningkatkan berat badan bayi dan memberikan rasa kenyang.